Oleh: Setiyo Purwanto | 7 Agustus 2010

Allah penguasa mutlak


apa yang terjadi di alam semesta ini adalah kehendak Allah, yang baik kah atau yang jelek kah itu semua kehendak Allah. orang sholeh itu adalah Allah yang berkehendak dan orang jahat pun Allah merupakan kehendak Allah. semua ada di tangan Allah. mungkin kita akan bertanya … “mengapa yang jahatpun dari Allah, bukannya dari syetan?” , pertanyaan lainnya ..”terus usaha manusia dimana? apa kita tidak perlu berusaha ktarena sudah ditentukan Allah”. pertanyaan pertanyaan meragukan terhadap kekuasaan Allah ini seringkali dilontarkan, padahal jelas yang baik dan yang jahat adalah dari Allah, dan manusia pun tidak ada kekuasaan sedikitpun atas dirinya.

tulisan saya inipun akan membuat kita agak bingung jika kita putus hingga disini, tidak, tulisan ini masih berlanjut … sekarang pertanyaan kita adalah mengapa allah menjadikan sebagian orang jahat dan sebagian baik, kenapa sebagian kita dijadikan sukses dan sebagian dijadikan tidak sukses dalam hidupnya. semua adalah tergantung apakah menusia tersebut berserah diri atau tidak. jika manusia berserah diri kepada Allah (tidak mengandalkan kekuasaan ‘diri”) maka Allah akan memberikan sesuatu yang positif

Allah pun tidak mau disaingi oleh manusia, ketika manusia memunculkan kesombongan pribadinya maka Allah pun tidak segan segan menunjukka n kekuasaannya , tapi jika manusia tidak memunculkan kesombongannya dan berserah diri kepada Allah maka Allah pun juga tidak segan segan menunjukan kekuasaannya yang berupa pertolongan.

laa haula wala quawata ila billah……………

Iklan

Responses

  1. Bgmana teknis penerapan berserah diri,……?

  2. bgmana cara /penerapan berserah diri yg benar…?

  3. Pak setiyo yth, melanjutkan sms tadi malam!! Apabila manusia berinisiatif melakukan perbuatan yg memperturutkan hawa nafsu, apakah itu merupakan kehendak Allah, trs bgmn menyikapi setiap kejadian yg muncul / terjadi spt kecelakaan dan bencana alam?

    • seandainya manusia berserah kepada Allah dan tidak mengandalkan nafsunya maka dia tidak akan memperturutkan nafsunya… kalau manusia memperturutkan nafsunya maka Allah akan memudahkan dia dan akan dikehendaki Nya untuk berbuat yang tidak baik. kemudian kelanjutan dari memperturutkan nafsunya itulah menyebabkan kecelakaan ….

  4. Terus bgmn dgn kaum Atheis apakah mereka tetap dlm lindungan Tuhan sedangkan mereka sendiri tdk mengakui adanya Tuhan, pak? Mohon maaf pertanyaan dalem agak memaksa diberi jawaban

    • atheis tetap mendapatkan perlindungan layaknya yang beriman, semua mengikuti sunatullah pak.

  5. Matur sembah nuwun petunjuknya, pak!!

  6. maaf pak pur sdkit lancang,mengenai orang atheis ini, saya g percaya kalo ad orang yang benar2 g ngakui adanya tuhan,
    ada film,yang mana menceritakan dunia militer,yg wkt itu sdng brperang,ada pasukan yang d tugaskan dalam 1 kapal,pasukan itu komandannya sangat keras & anti tuhan, sehingga apabila anak buahnya ibadah atau berdoa selalu di ejek, tapi pada suatu saat kapal mereka di serang musuh & keadaan pasukan sngat terjepit,tp belum d hancurkan,di saat terjepit inilah sang komandan langsung bicara kepada anak buahnya “marilah kita berdo’a agar kita mendapat keselamatan”. di akhir cerita hampir smua kru dlam kapal meninggal,tp masih ad juga yang menyelamatkam diri,

    • terus akhirnya bagaimana yang berdoa.
      orang ateis tetap memiliki fitrah ketuhanan, maka namanya adalah ateis (tidak mengakui tuhan) berarti kan ada Tuhan tapi di tolak.

  7. segala sesuatu atas kehendak-Nya, saya setuju sekali, namun pertanyaannya dimana posisi kita sebagai manusia itu saya kira yang lebih penting. dan juga kesuksesan seseorang diukur secara materi dunia.. tidak serta merta..kalo sudah berserah diri pasti sukes.. lihatlah orang2 disekitar kita.. banyak yang tidak mengenal agama tapi hidupnya lebih sukses, banyak juga orang selalu berserah diri tapi hidupnya masih miskin.

    • kemiskinan itu mendekatkan pada kekafiran, saya yakin jika iman benar, islam benar, orang tidak akan miskin… perkara ada yang tidak beriman kaya dan sukses itu karena mereka mengikuti sunatullah rajin, disiplin, pengorbanan kerja keras….

  8. saya pikir tidak mutlak seseorang yang baik imannya, islamnya trus tidak akan miskin, sukses selalu. dan banyak orang tidak mampu malahan kerjanya dan pengorbannya lebih keras. karena tujuan orang berserah diri saya yakin bukan untuk materi.. dunia..dan kita yakin bahwasannya segala sesuatu merupakan kehendak-Nya. segala sesuatu yang diciptakan itu pasti punya tugas dan fungsi masing2. manusia juga gitu punya peranan masing2, maksudnya apa sih.. ya supaya saling mengenal, karena Ku ciptakan alam semesta beserta isinya, karena Aku ingin dikenal


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: